Proses belajar mengajar di kelas memegang peranan penting dalam kemajuan kurikulum Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan. Pembelajaran yang efektif dan terstruktur tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diajarkan, tetapi juga memastikan bahwa kurikulum yang ada selalu relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks ini, dosen memiliki peran sentral dalam menerjemahkan kurikulum menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa. Jika proses belajar mengajar berjalan dengan baik, maka kurikulum yang diterapkan dapat lebih mudah dipahami dan diadaptasi oleh mahasiswa.
Selain itu, proses belajar mengajar yang berlangsung di kelas juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan akademik yang dinamis dan produktif. Dengan metode yang tepat, mahasiswa dapat dilibatkan secara aktif dalam diskusi, pemecahan masalah, serta penerapan konsep-konsep yang telah diajarkan. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk tidak hanya menghafal materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis. Dalam jangka panjang, keterlibatan aktif ini mendukung pencapaian kompetensi yang diharapkan dalam kurikulum Unisda Lamongan, sehingga dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia profesional.
Kurikulum yang dirancang dengan baik harus terus berkembang untuk memenuhi tuntutan zaman. Proses belajar mengajar di kelas menjadi wadah utama untuk mengevaluasi dan menyesuaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan perkembangan teknologi. Dalam hal ini, umpan balik dari mahasiswa melalui interaksi di kelas dapat memberikan wawasan bagi dosen dan pengelola kurikulum untuk terus menyempurnakan materi ajar dan metode pengajaran. Dengan demikian, proses belajar mengajar yang efektif bukan hanya berfungsi untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian integral dalam perbaikan dan pembaruan kurikulum yang berkelanjutan di Unisda Lamongan.